Batang, 1 Oktober 2017
Mengenal Jamur Tiram Putih
Diantara banyak jenis jamur yang sedang baik prospeknya adalah Jamur Tiram Putih (Pleuratus ostreatus sp).
Teknik Pembibitan Jamur Tiram
Biakan murni adalah bibit awal dari jamur tiram. Bibit inilah yang kemudian diperbanyak untuk bibit induk dan bibit tanam.
Proses Pembuatan Media Jamur Tiram
Langkah selanjutnya dalam budidaya jamur tiram adalah mempersiapkan peralatan dan bahan pendukung untuk membuat media tanam jamur tiram.
Tampilkan postingan dengan label Strain Jamur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Strain Jamur. Tampilkan semua postingan
Jamur Tiram Kuning (Pleurotus Citrinipileatus)
Jamur Tiram Kuning (Pleurotus citrinipileatus) tudungnya kecil-kecil hanya berdiameter 2 sampai 5 cm berwarna kuning cerah bak emas sehingga dijuluki golden oyster alias jamur tiram emas. Warna sedikit memudar ketika dimasak. Aromanya sangat tajam, seperti obat. Termasuk jamur tipe kering sehingga sangat cocok dibudidayakan di dataran tinggi.
Dibalik warnanya yang cantik ternyata jamur tiram kuning memiki banyak manfaat. Berikut manfaatnya yang saya nukil dari buku 'Jamur Tiram Dua Alam' yang diterbitkan oleh Trubus 2010.
Pertama, ekstrak jamur tiram kuning bersifat antioksidan dan anthiperlipidemia. Jamur emas mengandung lektin yang berkhasiat anti tumor. Hasil penelitian di China, dengan memasukkan 5 mg lektin per bobot tubuh tikus pengidap sarkoma, mampu menghambat pertumbuhan tumor hingga 80%.
Kedua, ekstrak gilikoprotein dari jamur tiram kuning berdosis 12,5 mg/ml ampuh menghadang proliferasi sel kanker leukimia. Ia pun bisa dimanfaatkan sebagai afrodisiak, yaitu pembangkit gairah laki-laki.
Tertarik untuk membudidayakannya? sayang, untuk mendapatkan bibit jenis jamur ini agak sulit, produsen bibit jamur enggan memproduksi bibit jenis ini, dikarenakan jamur tiram kuning produktifitasnya rendah dan kurang laku dipasaran.
Batang, 1 Oktober 2017
Batang, 1 Oktober 2017
Jamur Tiram Coklat (Pleurotus Cysditious)
Pada umumnya jamur tiram coklat sama seperti jamur tiram putih, yang membedakan adalah warna tudungnya. Jamur tiram coklat, warna colkat hanya pada permukaan atas tudung, sedang tangkai dan bawah tudung warnanya putih. Jamur tiram coklat memiliki aroma khas seperti jamur merang. Rasanya juga mirip dengan jamur merang, hanya lebih lunak jamur merang.
Jamur ini lebih tahan lama disimpan daripada jamur tiram putih, dikarenakan kadar airnya yang tergolong rendah.
Jamur tiram coklat mulai dilirik konsumen karena rasanya yang enak dan harganya juga lebih murah dibandingkan dengan merang. Petani jamur tiram perlu mencoba membudidayakan jenis jamur ini, dikarenakan harganya yang lebih mahal daripada jamur tiram putih. Harga tiram putih di jawa dari tingkat petani dihargai kisaran 8 – 10 ribu/kg, sedangkan jamur tiram coklat 12 – 16 ribu/kg.
Karakter tumbuhnya seperti Jamur Tiram Putih Strain Thailand yang tumbuh serentak, yang membedakan hanya tudung jamur tiram coklat lebih lebar dan tangkainya lebih sedikit. Miseliumnya tipis, cepat merambat. Miselium tiram coklat lebih lemah dibandingkan dengan tiram putih, sehingga baglog harus dimasak dengan matang. Bila sudah panen beberapa kali sering didapati jamur ini tumbuh tunggal yaitu hanya satu tangkai.
Perawatan jamur tiram coklat sama seperti jamur tiram putih, hanya saja harus lebih sering disiram karena jamur tiram coklat termasuk jamur tipe kering. Permukaan baglog juga harus lebih sering dibersihkan dikarenakan jamur ini sering menyisakan pinhed yang mati. Untuk mempertahankan warna coklat, pemanenan diusahakan masih muda, karena semakin tua jamur warnanya semakin memudar.
Batang, 24 Oktober 2016
Batang, 24 Oktober 2016
Jamur Tiram Strain Thailand
Jamur tiram strain thailand memiliki nama berbeda disetiap daerah. Misalnya ditempat saya batang, jawa tengah. Jamur ini dikenal dengan jamur tiram biru, karena pinhed warnanya agak kebiru-biruan. Beda halnya dengan daerah lain misal rembang jateng, dikenal dengan sebutan strain hibrida. Di bayuwangi, jawa timur dinamakan dengan strain melati. Sedangkan di palembang jamur ini lebih dikenal dengan sebutan tiram salju.
Jamur ini memiliki rumpun, kecil2 dan banyak. Miselium jamur ini tebal, lebih tebal dari Jamur Tiram Strain Florida. Pinhed agak kebiru-biruan, namun seiring waktu warnanya jadi memudar jadi putih keabu-abuan. Tangkai jamur kecil dan berbulu. Kalau dibandingkan dengan jenis tiram putih lainnya jamur ini paling cepat tumbuhnya, begitu mesilium memenuhi baglog biasanya tidak lama akan tumbuh pinhed. Sering juga didapati miselium belum memenuhi baglog sudah muncul pinhed. Interval panen cepat, sehingga baglog cepat afkir. Jamur tiram strain thailand memiliki kadar air rendah sehingga cocoknya dibudidayakan di dataran tinggi yang memiliki kelembaban tinggi.
Jamur ini juga bisa dibudidayakan di dataran rendah. Namun, jamur harus lebih sering disiram dan diusakan jamur dipetik ketika masih muda. Panen muda, jamur masih menyimpan kadar air yang cukup banyak. Panen tua menyebabkan bobot air berkurang dikarenakan kadar air menguap. Di, pasar tradisional Jamur ini sangat disukai pedagang pasar karena bila dikemas kelihatan lebih banyak, sehingga terkesan lebih murah. Jamur ini cocok bila dijadikan kripik, jamur lebih cepat kering dan renyah saat dimasak.
Batang, 24 oktober 2016
Jamur Tiram Pink (Pleurotus Flabellatus)
Jamur tiram pink sering disebut juga jamur tiram merah, merupakan salah satu jenis jamur tiram yang mempunyai warna yang mempesona, warnanya yang cerah kemerah-merahan membuat orang yang melihatnya jadi terkesima. Namun, jamur tiram pink masih kalah populer bila dibandingkan dengan jamur tiram putih, sehinga jamur tiram pink masih jarang ditemui di pasaran.
Jamur tiram pink mempunyai aroma khas, aromanya seperti jamur lingzhi, berwana merah muda, mempunyai banyak rumpun, dan mempunyai tekstur yang agak keras. Pertumbuhan pinhed jamur pink lebih cepat bila dibandingkan dengan jamur tiram putih, namun hasilnya lebih sedikit. Jamur tiram pink merupakan salah satu jenis jamur tipe kering, sehingga lebih cocok bila dibudidayakan di daerah dataran tinggi yang mempunyai kelembaban tinggi.
Dibalik bentuk dan warnanya yang cantik, ternyata jamur tiram pink sangat baik untuk kesehatan. Apa saja itu?
Pertama, dapat menghentikan pendarahan dan mempercepat pengeringan luka pada permukaan tubuh, mencegah penyakit diabetes mellitus, penyempitan pembuluh darah, menurunkan kolesterol darah, menambah vitalitas dan daya tahan tubuh, serta mencegah penyakit tumor atau kanker, kelenjar gondok, influenza, sekaligus memperlancar buang air besar (Djarijah dan djarijah, (2001) dalam Susiana (2010).
Kedua, jamur tiram merah jika dikonsumsi dalam bentuk kering, jamur ini mengandung vitamin C sebanyak 35-58 mg/100 gr dan vitamin B2 sebanyak 4,7- 4,9 mg/ 100 gr, karena itu tidaklah mengherankan jika jamur tiram memiliki berbagai macam khasiat untuk kesehatan tubuh, antara lain sebagai sumber protein nabati yang rendah kolesterol sehingga dapat mencegah penyakit hipertensi dan serangan jantung (Agus, (2006) dalam Susiana (2010).
Anda tertarik budidaya jamur tiram pink?
Caranya sama saja dengan budidaya jamur tiram putih, yang membedakan adalah bibitnya. Tinggal beli ke produsen yang menyediakan bibit jenis ini. Semoga sukses..
Batang, 19 Juni 2015/3 Ramadan 1436 H
Daftar pustaka:
Agus. GTK. 2006. Budidaya Jamur Shitake, Kuping , Tiram, Lingzhi, Merang. Jakarta: Argomedia Pustaka.
Djarijah N. M, dan Djarijah A. S, 2001. Budidaya Jamur Tiram, Pembibitan, Pemeliharaan, dan Pengendalian Hama Penyakit. Yokyakarta: Kanisius.
Susiana. 2010. Pengaruh penambahan gula (sukrosa)terhadap pertumbuhan miselium Jamur tiram merah (pleurotus flabellatus) . Skripsi. Malang: Jurusan biologi, Fakultas sains dan teknologi, Universitas islam negeri (uin) Maulana malik ibrahim.
Jamur Tiram Strain Florida
Sebenarnya nama latin dari jamur tiram putih adalah Pleurotus Ostreatus. Pleurotus artinya tumbuh menyamping, dan ostreatus artinya tiram. Sebenarnya strain pleurotus sendiri ada banyak, seperti pleurotus ostreatus, pleurotus sajor caju, pleurotus eryngii, dll. silahkan lihat: Mengenal Berbagai Jenis Jamur Tiram. Namun yang kita bahas adalah strain pleurotus ostreatus varietas (var) florida, karena strain ini yang paling banyak dibudidayakan di indonesia.
Seperti namanya strain ini berasal dari Florida (negara bagian Amerika Serikat).
Seperti namanya strain ini berasal dari Florida (negara bagian Amerika Serikat).
Bagaimana dengan Indonesia? Indonesia sendiri sebenarnya sudah berhasil membuat strain sendiri yaitu, strain emas, ratu dan zafira. Silahkan lihat: Jamur Tiram Strain Baru. Strain ini merupakan hasil riset dari Balai Penelitian Tanaman dan Sayuran, yang dianggap lebih unggul dari strain lokal (?). Namun sayang, strain tersebut masih sulit kita dapatkan.. Oke, kita lanjutkan pembahasan mengenai Jamur tiram strain florida.
Ciri- ciri jamur tiram strain florida.
- Pinhead, batang, dan tubuh buah berwarna putih.
- Memiliki banyak cabang. Tangkai tidak berbulu.
- Memiliki kadar air yang cukup banyak.
- Mampu beradaptasi pada suhu diatas 25'C.
- Cocok dibudidayakan di dataran rendah.
Nama ilmiahnya yaitu pleurotus ostreatus var. Florida. Lalu yang menjadi pertanyaan sekarang adalah jamur tiram yang sedang kita budidayakan ini termasuk strain apa? Apakah pleurotus ostreatus florida? Anda bingung? Saya juga bingung... hehe, karena tidak ada yang bisa dijadikan rujukan mengenai ini, semuanya masih abu-abu. Namun, dari informasi yang saya dapat bahwa strain dengan ciri-ciri diatas termasuk strain florida, bahkan di luar negeri pun sudah mengenalnya sebagai strain florida. Sehingga, saya anggap bahwa strain yang banyak dibudidayakan di indonesia termasuk strain florida.
Kelebihan strain ini adalah lebih berbobot daripada strain lain, sehingga lebih menguntungkan.
Kelebihan strain ini adalah lebih berbobot daripada strain lain, sehingga lebih menguntungkan.
Batang, 20 Februari 2014
NB: bagi praktisi/pakar/ahli mikrobiologi, mohon tulisan diatas dikoreksi. Terimakasih.
Jamur Tiram Strain Baru
Tiga jamur tiram terunggul.Produktivitas membubung hingga 91 ton per 1.000 m2 luas kumbung, hampir dua kali lipat produksi tiram strain lokal.
Ketiga strain baru itu adalah emas, ratu, dan zafira hasil penelitian
periset di Balai Penelitian Tanaman Sayuran, yakni Dr Etty Sumiati MS,
Ir Diny Djuariah, Dr Ahsol Hasyim, dan Dr Eri Sofiari. Pada pengujung
2011, mereka merilis tiga strain baru itu sehingga memberi secercah
harapan bagi para pekebun jamur tiram yang kini marak di berbagai
daerah. Para pekebun itu memanfaatkan strain lokal dan menuai rata-rata
200 g jamur per kg substrat (baglog) dalam waktu 3 bulan.
Salah satu penyebab rendahnya produksi adalah kualitas bibit yang
tidak terseleksi. Jika mereka beralih membudidayakan strain jamur tiram
unggul, emas, ratu, atau zafira, peluang meningkatkan produksi terbuka
lebar. Sekadar contoh, produktivitas emas, misalnya, mencapai 91 ton per
1.000 m2. Di kumbung seluas itu, pekebun dapat
membudidayakan 180.000 baglog berbobot satu kg jika posisi baglog
berdiri, sementara jika berbaring, 260.000 baglog atau produktivitas
antara 350—500 gram per baglog.
Produksi stabil
Menurut Etty secara akumulasi tidak ada perbedaan produksi yang
signifikan antara baglog berdiri dan berbaring jika strain sama. Posisi
baglog berdiri menghasilkan tudung tiram merekah sempurna sehingga bobot
bisa maksimal, di atas 500 gram per baglog berbobot 1 kg. Produksi
sebuah baglog berbobot 1 kg dengan posisi berbaring hanya 350 gram.
Namun, karena populasi meningkat 80.000 baglog dari posisi berdiri, maka
secara keseluruhan produktivitas per kumbung pun tinggi.
Mari bandingkan dengan strain lokal. Pada posisi baglog berdiri,
menghasilkan 300 gram per baglog atau total 57 ton dari total jenderal
180.000 baglog. Namun, ketika posisi baglog berbaring, maka produksi
sebuah baglog rata-rata berbobot 1 kg, hanya 200 gram. Dari uji coba
itu, terbukti bahwa ketiga strain jamur tiram baru memang unggul,
produksi membubung, di atas 300 g per kg baglog dengan posisi berdiri.
Jika bobot sebuah baglog rata-rata 1 kg, maka produksi pun meningkat
menjadi di atas 500 gram.
Hebatnya produksi itu stabil sepanjang tahun. Artinya budidaya tiram
strain emas pada musim hujan atau kemarau, pekebun akan menuai produksi
yang relatif sama. Strain emas mempunyai daya adaptasi luas dari suhu
udara 10—270C itu dan masa produksi panjang hingga 3,8 bulan. “Diameter buah pun besar mencapai 8—9,71 cm,” tutur Etty.
Strain ratu mampu beradaptasi dari suhu 10—250C. Produksi ratu mencapai 51,22—81,94 ton per 1.000 m2.
Tipe tudung buah strain ratu menyerupai terompet yang lentur sehingga
tidak mudah pecah. Waktu awal panen strain ratu hanya 38 hari dan
rentang masa produksi mencapai 3,9 bulan. Kadar air ratu 91,62—93,75%
sehingga ratu tahan simpan 2—3 hari pada suhu ruangan.
Rendah oke
Strain tiram lain, zafira yang adaptif pada suhu 10—250C, mampu berproduksi 50,48—78,70 ton per 1.000 m2.
Tudung buah zafira amat lentur dan berbentuk tiram. Strain zafira mulai
berproduksi 37 hari pascainokulasi dan masa produksinya 3,8 bulan.
Ketiga varietas itu beradaptasi baik dari ketinggian 700—1.250 meter di atas permukaan laut. Menurut Etty, peluncuran 3 strain tiram
unggul itu merupakan kali pertama dalam sejarah budidaya jamur di
Indonesia. “Sebelumnya belum pernah ada varietas unggul tiram,” kata
Etty.
Para pekebun tiram di dataran rendah tetap dapat membudidayakan trio
tiram unggul itu. “Syaratnya menyediakan lingkungan mikro yang sesuai
untuk tumbuh kembang tiram,” kata Etty. Tiram menghendaki suhu 10—270C
agar tumbuh optimal, kelembapan di atas 80%, dan intensitas cahaya 10%
alias remang-remang. Jika semua kondisi itu terpenuhi, ketinggian tempat
bukan masalah untuk membudidayakan strain tiram unggul itu.
Etty dan rekan memulai riset tiram unggul pada 2003. Saat itu mereka
menguji daya hasil dan daya kualitas 78 strain tiram introduksi. Hasil
pengujian antara lain, produksi relatif tinggi, yakni di atas 300 g per
kg substrat, konsumen menyukai cita rasa, penampilan menarik, dan tahan
simpan 2—3 hari dalam suhu kamar, sekitar 270C. Dari pengujian itu, mereka menetapkan 5 strain unggul berkode 1, 30, 37, 38, dan 46 yang akan menjalani uji multilokasi.
Uji multilokasi pada 2009 itu di 4 lokasi, yakni Desa Jambudipa,
Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berketinggian 1.200 meter di
atas permukaan laut; Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten
Bandung, (1.000 m dpl), dan Desa Tangkil, Kecamatan Cisarua, Kabupaten
Bogor (700 m dpl). Ketiga sentra jamur itu di Provinsi Jawa Barat. Satu
area lagi adalah Desa Gentingsari, Kecamatan Bansari, Kabupaten
Temanggung, Provinsi Jawa Tengah, berketinggian 850 m dpl.
Etty sejatinya sudah membagikan strain emas kepada pekebun dan pihak
terkait di seluruh Indonesia. Para pekebun yang baru mendengar kabar
pun tak ketinggalan antusias menyambut kehadiran tiram unggul itu.
Pekebun tiram di Indramayu, Jawa Barat, Ito Sumitro, misalnya, berencana
memanfaatkannya. Produksi menjulang tinggi memang menjadi daya tarik
bagi para pekebun tiram. (Faiz Yajri)
Sumber artikel dan gambar : trubus-online.co.id dengan judul "Tiram Baru Panen Dua Kali Lipat".

13.50
Khoirul Huda





