Selanjutnya Anda juga bisa membuat atau mengikuti rangkaian kegiatan promosi, untuk mengenalkan bisnis Anda kepada masyarakat luas. Dalam hal ini Anda bisa menyelenggarakan seminar atau pelatihan budidaya jamur bagi komunitas tertentu yang tertarik mengembangkan bisnis jamur, atau bisa juga mengikuti pameran-pameran agrobisnis untuk mempromosikan produk Anda kepada calon konsumen. Dengan aktif di berbagai kegiatan promosi, maka akan semakin besar pula peluang pasar yang Anda miliki.
Mengenal Jamur Tiram Putih
Diantara banyak jenis jamur yang sedang baik prospeknya adalah Jamur Tiram Putih (Pleuratus ostreatus sp).
Teknik Pembibitan Jamur Tiram
Biakan murni adalah bibit awal dari jamur tiram. Bibit inilah yang kemudian diperbanyak untuk bibit induk dan bibit tanam.
Proses Pembuatan Media Jamur Tiram
Langkah selanjutnya dalam budidaya jamur tiram adalah mempersiapkan peralatan dan bahan pendukung untuk membuat media tanam jamur tiram.
Strategi Promosi Dalam Berbisnis Jamur
Seiring dengan meningkatnya jumlah permintaan produk jamur di pasaran, semakin banyak pula masyarakat yang mulai tertarik menekuni bisnis jamur sebagai alternatif tepat untuk meraup untung sebesar-besarnya. Hal inilah yang membuat persaingan pasar antar pelaku bisnis budidaya jamur maupun para pelaku bisnis kuliner jamur semakin hari semakin pesat. Sebab, tak bisa dipungkiri lagi bahwa sekarang ini peluang bisnis jamur masih sangat menjanjikan dan pasarnya pun semakin terbuka lebar.
Menyikapi kondisi tersebut, tentunya sebagai pelaku usaha Anda harus berani menciptakan strategi pemasaran jamur yang inovatif agar kegiatan promosi produk Anda bisa berjalan lancar dan tidak kalah bersaing dengan produk jamur lainnya di pasaran. Karena itu, pada kesempatan kali ini kami sengaja menginformasikan kepada para pembaca tentang beberapa strategi promosi yang bisa dilakukan para pengusaha jamur untuk menjaring pelanggan sebanyak-banyaknya.
Pancing konsumen dengan sesuatu yang gratis
Secara psikis, semua konsumen menyukai produk atau jasa yang diberikan secara gratisan. Peluang ini bisa Anda manfaatkan sebagai ajang untuk mempromosikan bisnis Anda kepada khalayak ramai. Misalnya saja dengan memberikan pelayanan konsultasi gratis bagi para konsumen yang membeli bibit jamur dari Anda, memberikan sample produk gratis bagi konsumen yang tertarik membeli keripik jamur, atau memberikan bonus tambahan untuk pembelian jamur segar dalam jumlah besar.
Sertakan kartu nama maupun identitas bisnis
Sertakan kartu nama maupun identitas bisnis Anda ketika sedang membagikan produk gratis kepada para konsumen. Selain memudahkan konsumen untuk menghubungi Anda, strategi ini juga menjadi salah satu cara promosi yang cukup efektif untuk membangun brand produk yang ditawarkan. Semakin banyak konsumen yang mengenal bisnis jamur Anda, maka semakin besar pula peluang yang diciptakan untuk menjangkau pangsa pasar yang lebih luas.
Mengikuti kegiatan promosi
Selanjutnya Anda juga bisa membuat atau mengikuti rangkaian kegiatan promosi, untuk mengenalkan bisnis Anda kepada masyarakat luas. Dalam hal ini Anda bisa menyelenggarakan seminar atau pelatihan budidaya jamur bagi komunitas tertentu yang tertarik mengembangkan bisnis jamur, atau bisa juga mengikuti pameran-pameran agrobisnis untuk mempromosikan produk Anda kepada calon konsumen. Dengan aktif di berbagai kegiatan promosi, maka akan semakin besar pula peluang pasar yang Anda miliki.
Memanfaatkan banner, katalog produk maupun brosur untuk menarik minat konsumen. Keberadaan alat-alat promosi berupa banner, katalog serta brosur menjadi sebuah media bagi Anda untuk mengkomunikasikan kualitas produk yang ditawarkan kepada calon konsumen. Strategi ini bisa Anda jalankan dengan memasang banner promosi ketika sedang mengikuti pameran, atau bisa juga menitipkan katalog dan brosur produk jamur di beberapa tempat strategis di sekitar daerah Anda.
Promosi melalui iklan di media massa
Promosikan bisnis Anda melalui iklan di media massa. Meskipun saat ini sudah banyak pelaku usaha yang memanfaatkan iklan untuk mempromosikan bisnisnya, namun sampai hari ini animo masyarakat terhadap iklan sebuah produk masih sangat besar. Maka dari itu tidak ada salahnya bila Anda memanfaatkan iklan di radio, televisi, majalah, tabloid, surat kabar, serta iklan banner dan baris di media online untuk mempromosikan keberadaan produk Anda kepada calon konsumen.
Semoga beberapa strategi promosi dalam berbisnis jamur ini bisa menjadi panduan bagi Anda yang sedang bingung memasarkan produk jamur beserta olahannya. Pilih strategi yang paling cocok dengan bisnis Anda, dan praktekan sekarang juga. Mulai dari yang kecil, mulai dari yang mudah, mulai dari sekarang. Ayo berbisnis jamur !!!(bisnisukm.com)
Tips Membuat Kumbung Jamur
Memulai usaha budidaya jamur tentunya membutuhkan beberapa sarana dan prasarana penunjang yang perlu dipersiapkan. Salah satunya yaitu membangun rumah produksi yang biasa disebut dengan kumbung jamur. Bagi para petani jamur, keberadaan rumah kumbung menjadi bagian penting yang harus diperhatikan sebelum usaha tersebut dijalankan. Sebab, kumbung jamur menjadi ruangan utama dimana bibit jamur yang telah siap dibudidayakan mendapatkan perawatan intensif hingga pada akhirnya berkembang dan menghasilkan panen jamur yang berkualitas. Karena itulah, kondisi lingkungan kumbung jamur harus disesuaikan dengan habitat asli jamur yang dibudidayakan.
Nah, untuk membantu para pemula yang tertarik menekuni bisnis jamur. Pada kesempatan kali ini sengaja kami informasikan kepada para pembaca, tentang beberapa tips membuat kumbung jamur dengan baik.
Memilih lokasi kumbung jamur
Idealnya lokasi kumbung jamur memiliki lingkungan yang tidak jauh berbeda dengan habitat asli hidup jamur. Berdasarkan golongan jamur yang dibudidayakan, suhu lingkungan yang paling tepat dibagi menjadi tiga kriteria. Yang pertama untuk golongan jamur psikofilik habitat hidupnya dengan suhu sekitar 0º-30ºC dan suhu optimum 15ºC, yang kedua yaitu jamur mesofilik yang tumbuh dengan kisaran suhu 25º-37ºC dan suhu optimumnya sekitar 30ºC, serta yang ketiga adalah golongan jamur termofilik yang biasa tumbuh pada kisaran suhu 40º-75ºC, dengan suhu optimum 55ºC.
Poin berikutnya yang perlu Anda perhatikan dalam memilih lokasi kumbung jamur yaitu tingkat kelembapan udara di lingkungan tersebut. Pada dasarnya jamur menyukai tempat yang lembab, bahkan tingkat kelembapan yang dibutuhkan bisa mencapai 80-90%. Selanjutnya pilih lokasi kumbung yang bebas dari pencemaran udara, radiasi, maupun senyawa beracun yang dimungkinkan bisa mengganggu pertumbuhan jamur.
Ukuran rumah kumbung jamur
Bila Anda telah menemukan lokasi usaha yang dirasa sesuai dengan habitat hidup jamur, langkah berikutnya Anda bisa membangun ruang kumbung dengan bentuk yang sesuai dengan kebutuhan usaha Anda. Bagi Anda yang ingin membuka bisnis budidaya jamur dengan skala industri/besar, bisa membangun kumbung jamur yang permanen (menggunakan tembok dari batu bata atau batako). Sedangkan bagi Anda yang ingin menjalankan budidaya jamur skala rumah tangga, bisa membangun kumbung dengan bahan yang sederhana (misalnya dengan menggunakan anyaman bambu yang biasa disebut dengan gedeg atau menggunakan sterofoam).
Ukuran ruang kumbung yang dibutuhkan para pelaku usaha tergantung dari banyaknya jumlah baglog yang akan dibudidayakan. Sebagai gambaran, pelaku usaha jamur yang membudidayakan 1000 baglog akan membutuhkan ruang kumbung dengan ukuran panjang 4m, lebar 6m, dan tinggi sekitar 3-6 m. Memperhatikan ukuran kumbung sangatlrak jamur tiramah penting, agar sirkulasi udaranya lancar dan kelembapan di dalam kumbung bisa stabil.
Membangun kumbung jamur
Dalam membangun rumah kumbung jamur, Anda bisa menggunakan material berupa bambu, kayu, gedeg (anyaman bambu), genting, plastik, dan paku. Peralatan yang Anda gunakan misalnya gergaji, palu, tangga, dan lain-lain. Pertama-tama buatlah kerangka dari bambu, selanjutnya bila kerangka telah berdiri Anda bisa menutup dinding dengan gedeg yang kemudian dilapisi plastik. Bila kumbung jamur telah berdiri, pasang genting sebagai atapnya dan buatlah pintu serta jendela untuk mengatur sirkulasi udara di ruang kumbung.
Apabila kumbung jamur telah jadi, lengkapi ruang di dalamnya dengan rak-rak dari bambu atau kayu sebagai tempat untuk meletakan baglog jamur. Atur jarak antar baris sekitar 80-90 cm, dan setiap rak berisi 15 baglog yang disusun vertikal (keatas) dan 20 baglog yang disusun secara horizontal (kesamping). Terakhir, beri penyekat dari kayu atau bambu pada setiap baris ke 10 baglog yang diatur secara menyamping. Sehingga media baglog tersusun dengan rapi di kumbung jamur dan bibit yang dibudidayakan bisa tumbuh secara optimal.
Semoga tips bisnis tentang cara membuat kumbung jamur ini bisa bermanfaat bagi para pembaca, dan membantu Anda yang tertarik menekuni bisnis jamur. Mulailah dari yang kecil, mulai dari yang mudah, mulai dari sekarang. Ayo berbisnis jamur !!!(bisnisukm.com)
Pemasaran Jamur Dengan Strategi Baru
Sampai hari ini potensi pasar bisnis jamur masih terbuka lebar. Kondisi ini tentunya mempermudah para pelaku bisnis budidaya jamur untuk memasarkan produk mereka kepada khalayak ramai. Selain memasarkan jamur dalam keadaan segar di pasar tradisional maupun supermarket, kini para pengusaha jamur mulai memperluas jangkauan pasar mereka dengan membangun usaha restoran atau rumah makan serba jamur.
Strategi ini sengaja dipilih para pelaku usaha untuk memperluas pemasaran bisnis jamur serta mengenalkan nikmatnya aneka macam olahan jamur kepada seluruh lapisan masyarakat. Dan ternyata strategi pemasaran tersebut cukup efektif untuk mengambil hati calon konsumen, sehingga banyak restoran dan rumah makan serba jamur mulai kebanjiran konsumen dari berbagai kalangan masyarakat.
Beberapa contoh pelaku budidaya jamur yang kini sukses mengembangkan usahanya ke bisnis kuliner antara lain Jejamuran Resto, Kebun Jamur, serta rumah makan jamur Artha Sifantara. Ketiga usaha kuliner tersebut sengaja dibangun para pemiliknya guna meningkatkan pemasaran jamur yang mereka panen setiap harinya. Jadi selain mendapatkan untung besar dari bisnis budidaya jamur, mereka juga mendapatkan income tambahan dari bisnis kuliner jamur yang dikembangkannya. Sangat menguntungkan bukan?
Bagi Anda yang tertarik menekuni bisnis jamur, tidak ada salahnya bila Anda meningkatkan kepuasan para konsumen dengan membuka restoran atau tempat kuliner olahan jamur. Sehingga tidak hanya produk jamur segar saja yang bisa memenuhi kebutuhan pasar, tetapi juga berbagai macam menu makanan nikmat serba jamur bisa memanjakan lidah para pecinta kuliner.
Berikut ini kami informasikan 3 tips pemasaran jamur yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan kepuasan konsumen.pemasaran jamur
Ciptakan kepuasan pelanggan dengan menawarkan beragam inovasi produk kuliner serba jamur. Anda bisa menciptakan menu-menu nikmat yang semuanya diolah dari jamur, seperti menu makanan sehat sate jamur, nugget jamur, burger jamur, keripik jamur, bakso jamur, yoghurt jamur, serta beberapa menu kreatif lainnya yang bisa memuaskan para konsumen.
2. Tawarkan pelayanan khusus
Tawarkan pelayanan khusus yang bisa menarik minat konsumen. Selain menawarkan aneka macam olahan jamur, Anda juga bisa membuka paket wisata agribisnis jamur sebagai daya tarik tersendiri bagi para konsumen. Strategi ini bisa Anda lakukan dengan mengajak pengunjung restoran Anda untuk melihat langsung kebun jamur yang Anda miliki. Jadi selain puas menikmati menu jamur yang Anda sajikan, mereka juga mendapatkan pengalaman baru di kebun jamur yang akan membuatnya kembali ke restoran Anda.
3. Membangun loyalitas konsumen
Berikan layanan khusus delivery order (pesan antar) bagi konsumen dalam kota. Untuk membangun loyalitas konsumen, Anda perlu melakukan strategi jemput bola sebelum akhirnya mendapatkan kepercayaan penuh dari para konsumen. Salah satunya dengan menawarkan layanan khusus delivery order bagi konsumen dalam kota. Strategi ini terbilang cukup efektif untuk meningkatkan loyalitas para konsumen, sehingga penjualan produk jamur pun ikut meningkat setiap harinya.
Semoga tips pemasaran jamur dengan strategi baru ini bisa memberikan inspirasi bagi para pembaca yang tertarik menekuni dunia jamur. Percayalah bahwa selalu ada peluang bila Anda jeli dengan potensi di sekitar Anda. Teruslah berkarya, jangan pernah lelah untuk mencoba karena setiap orang memiliki peluang yang sama. Salam sukses. (bisnisukm.com)
Strategi Pemasaran Jamur Tiram Segar
Perencanaan strategi pemasaran menjadi salah satu kunci utama kesuksesan sebuah usaha. Begitu pula dalam menjalankan peluang bisnis budidaya jamur tiram. Sebagus apapun kualitas hasil panen yang didapatkan, bila tanpa dukungan strategi pemasaran jamur yang tepat maka bisa dipastikan tidak banyak orang yang mengetahui keberadaan produk Anda. Sehingga pemasaran produk jamur tersebut kurang berjalan lancar, dan akhirnya mengalami kerugian hingga harus tumbang di tengah jalan. Tentu Anda tidak ingin mengalaminya bukan?
Karena itu sebelum menjalankan bisnis budidaya jamur tiram, sebaiknya perhatikan kondisi pasar di sekitar Anda sebelum menentukan strategi pemasaran yang akan digunakan. Saat ini permintaan produk jamur segar masih sangat mendominasi pasar, sehingga Anda bisa memanfaatkan keadaan tersebut sebagai sebuah peluang untuk memperluas bisnis jamur tiram. Untuk membantu Anda memasarkan jamur tiram segar, berikut kami informasikan beberapa tips bisnis yang perlu Anda perhatikan agar produk Anda berhasil menarik konsumen.
1. Tentukan target pasar yang ingin Anda bidik
Hal ini penting sebelum Anda memasarkan jamur ke masyarakat luas. Anda bisa membidik para pengepul maupun tengkulak untuk memasarkan jamur tiram segar dalam jumlah yang cukup banyak, membidik konsumen rumah tangga dengan memasarkannya melalui pasar tradisional maupun supermarket, atau bisa juga membidik konsumen industri seperti restoran, rumah makan ataupun hotel-hotel yang membutuhkan persediaan jamur tiram segar.
2. Pertahankan kualitas jamur yang ditawarkan
Karena Anda memasarkan jamur tiram dalam keadaan segar, maka sebisa mungkin jaga kualitas jamur agar tetap prima sampai ke tangan konsumen. Untuk itu sebaiknya jamur dipanen sekitar 3–4 jam sebelum dikemas, selanjutnya jamur dibersihkan dan lakukan sortasi untuk memisahkan produk jamur yang berkualitas bagus dan jamur tiram yang kurang bagus.
3. Lengkapi dengan label dan kemasan yang menarik
Untuk membedakan kualitas jamur Anda dengan produk milik kompetitor, berikan label pada setiap kemasan jamur yang Anda pasarkan. Selain untuk menarik konsumen dan membangun brand yang kuat, penggunaan kemasan yang aman juga penting untuk menjaga kesegaran jamur tiram. Anda bisa menggunakan kemasan berupa sterofoam yang ditutup dengan plastik kedap udara, atau menggunakan plastik kemasan yang cukup tebal lalu direkatkan dengan bantuan mesin sealer. Agar lebih menarik, jangan lupa menempelkan label atau merek pada setiap kemasan jamur tiram yang dipasarkan.
4. Awasi stok/persediaan jamur
Penting bagi pelaku usaha untuk menjaga kestabilan persediaan jamur tiram yang akan dipasarkan. Oleh sebab itu lakukan penjadwalan dalam membudidayakan jamur tiram, agar proses panen jamur bisa dilakukan secara bergantian untuk mencukupi permintaan pasar. Disamping melakukan penjadwalan, Anda juga bisa bekerjasama dengan petani jamur lainnya untuk memenuhi permintaan yang semakin hari terus meningkat.
5. Tawarkan jamur segar dalam berbagai ukuran
Untuk membidik pangsa pasar yang lebih luas, Anda bisa menawarkan kemasan jamur segar dalam berbagai ukuran. Misalnya saja mengemas dalam ukuran 200 gram, 250 gram, atau 500 gram untuk membidik konsumen rumah tangga, serta mengemas dalam ukuran 3 kg atau 5 kg untuk membidik para pelaku bisnis kuliner maupun industri lainnya yang membutuhkan jamur tiram segar.
Dengan merencanakan strategi pemasaran jamur tiram segar secara matang, diharapkan penjualan produk jamur bisa semakin meluas hingga menjangkau pasar nasional maupun pasar internasional. Peluang pasar jamur yang masih terbuka lebar, bisa Anda manfaatkan sebagai alternatif tepat untuk mendapatkan untung besar setiap bulannya. Semoga informasi pemasaran bisnis untuk pekan ini bisa bermanfaat, selamat berkarya dan salam sukses. (bisnisukm.com)

16.26
Khoirul Huda

